![]() |
| Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan menggelar rapat terbatas bersama para camat dan kepala desa se-Kabupaten Kuningan |
Kegiatan yang berlangsung di Bale Waluya SLBN Taruna Mandiri, Desa Sampora, ini dihadiri langsung oleh Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, jajaran Dinas Pendidikan, serta para camat dan kepala desa dari berbagai wilayah di Kabupaten Kuningan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan, Dr. Charlan, dalam arahannya meminta dukungan penuh dari para camat dan kepala desa untuk membantu pemerintah menyisir masyarakat yang belum menempuh pendidikan formal, baik tingkat SD, SMP maupun SMA.
Dalam sambutannya, Dr. Charlan juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Kuningan atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Baca juga:
Nasabah PNM Ikut Pelatihan ‘ Sulap Sampah Jadi Cuan Lewat Klaster Maggot
“Pertama saya ucapkan terima kasih kepada Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar yang telah memberikan sesuatu yang sangat istimewa bagi saya, khususnya bagi kami kaum disabilitas. Beliau berani memberikan amanah kepada kami, dan ini akan menjadi sejarah bagi kami,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, alasan diundangnya para camat dan kepala desa dalam rapat tersebut adalah untuk membangun pola baru dalam menyelesaikan persoalan pendidikan melalui pendekatan kolaboratif dan partisipatif.
Para camat dan kades SE kabupaten Kuningan
Menurutnya, pemerintah daerah akan membuka kelas jauh kejar paket di desa-desa bagi masyarakat yang belum memiliki ijazah. Program tersebut nantinya akan melibatkan mahasiswa tingkat akhir yang berada di desa sebagai pengelola sekaligus menjadi duta pendidikan nonformal.
“Kami mohon bantuan para camat dan kepala desa untuk menyisir masyarakat yang belum memiliki ijazah, baik SMP maupun SMA. Berikan pemahaman kepada mereka agar mau mengikuti program kejar paket. Pembelajaran akan disesuaikan dengan aktivitas mereka dan semuanya akan kami tanggung,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, masyarakat yang berusia di bawah 22 tahun tidak perlu khawatir karena pembiayaan pendidikan akan ditanggung oleh negara melalui dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP).
Sementara itu, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan tersebut."

