Pusat Jajanan Puspa Lalangbuana Makin Nyaman dan Gunakan Transaksi d Gital

mediator
By -
0

 

Puspa Langlangbuana mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kuningan 

KABUPATEN KUNINGAN – Pusat jajanan kuliner Puspa Langlangbuana mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kuningan kerjasama Bank BJB melalui penataan kawasan yang nyaman, co-branding, serta digitalisasi transaksi bagi pedagang dan pengunjung. Upaya penguatan sektor UMKM diresmikan Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, Sabtu (28/3/2026) malam.


Bupati Dian mengatakan, penataan kawasan kuliner tidak cukup hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi harus dibarengi komitmen menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kualitas pelayanan.


Menurutnya, keberhasilan sebuah kawasan kuliner harus dirasakan pengunjung. “Kalau tempatnya bersih, nyaman, dan terawat, orang pasti akan datang kembali. Tapi kalau kumuh dan tidak terjaga, pengunjung akan enggan datang lagi,” tegasnya.


Ia juga mendorong penataan agar Puspa Langlangbuana memiliki daya tarik tersendiri dibandingkan sentra kuliner lain. Salah satunya melalui konsep visual yang unik serta agenda hiburan rutin untuk menarik minat masyarakat.


Selain itu, Bupati menekankan pentingnya kurasi kualitas produk agar tetap kompetitif, baik dari sisi rasa, penyajian, maupun variasi menu.


Bupati turut mengapresiasi dukungan Bank BJB yang dinilai konsisten mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam mendorong digitalisasi ekonomi masyarakat.


Melalui peresmian ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap Puspa Langlangbuana kembali menjadi pusat kuliner unggulan yang modern, nyaman, dan berdaya saing, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.


Tampak sejumlah gerobak yang co-branding, adapun aneka jajanannya, antara lain penjual es ubi ungu, baso bakar, corndog, sosis bakar, soto/empal, jasuke, korean cake, cilok, roti bakar, martabak, nasi jamblang, mie jeletot, takoyaki, bajigur, churros, dim sum, batagor, telur gulung, cimol, mochi, hingga baso seblak, dan lainnya.


Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kuningan, Toni Kusumanto, menyampaikan bahwa penataan Puspa Langlangbuana merupakan upaya menghidupkan kembali pusat kuliner legendaris di Kuningan.


Ia mengungkapkan, melalui penataan kawasan dan konsep baru, jumlah pengunjung akan semakin meningkat signifikan.


“Alhamdulillah saat ini sudah ada 29 pedagang yang kembali beraktivitas. Ini menunjukkan adanya geliat ekonomi yang mulai tumbuh kembali,” ujarnya.


Toni menambahkan, inovasi utama dalam program ini adalah penerapan sistem pembayaran digital melalui QRIS hasil kerja sama dengan Bank BJB.


“Ke depan, masyarakat bisa menikmati kuliner tanpa harus membawa uang tunai. Semua transaksi bisa dilakukan secara digital,” jelasnya.


Peresmian dilakukan secara simbolis melalui prosesi gunting pita di pintu masuk berupa gapura oleh Bupati Kuningan, Turut hadir, Wakil Bupati Tuti Andriani, S.H., M.Kn., Sekda Uu Kusmana, S.Sos., M.Si., BJB Kanwil Cirebon, Pimpinan BJB Cabang Kuningan, Kapolsek Kuningan, Danrmil, kepala perangkat daerah dan lainnya. 


(OTONG)

Tags:

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)