SD Galaherang Harus Ganti Rugi Rp 200 Jutaan, Sedangkan SD Ciloa, Tirtawangunan hingga Sukaraja Rp 100 Juta-an

mediator
By -
0

BPK RI mengharuskan ganti rugi (tuntutan ganti rugi alias TGR) pada banyak pengguna anggaran 

Kuningan mediator – Temuan BPK RI mengharuskan ganti rugi (tuntutan ganti rugi alias TGR) pada banyak pengguna anggaran yang merupakan satuan pendidikan di Kabupaten Kuningan.

Salah satu kategorinya adalah “Kekurangan Volume Fisik Paket Pekerjaan Belanja Modal Gedung dan Bangunan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024″ yang mewajibkan 27 sekolah untuk melakukan TGR.


Diantara sekolah-sekolah tersebut, angka TGR-nya ada yang cukup besar. Bahkan, Ketua Komisi IV DPRD Kuningan Hj Neneng, mengaku prihatin dengan kondisi tersebut.


Pasalnya, satu sekolah ada yang ganti ruginya mencapai Rp 200 jutaan di kategori tersebut. Ada juga yang Rp 100 jutaan, sisanya juga tidak kecil, puluhan juta.


Usut punya usut, temuan BPK RI ini, kata Komisi IV berdasar pada keterangan dari berbagai pihak, dikesankan bukan melulu karena indikasi koruptif secara langsung.


Karena ada perbedaan dalam perhitungan volume. Misal di RAB 7×8 diukur dari sini kesini (menunjuk sisi dalam), sementara saat BPK turun diitungnya dari luar, akhirnya pengurangan (volume) di bawah (dan otomatis) akan berdampak sampai ke atas,” kata Hj Neneng, pasca memangil pihak ketiga dan pelaksana kegiatan, Kamis (9/4/2026) kemarin.


Selain itu, ada juga dari volume kayu. Ketika di RAB ukurannya, 615 ketika diukur ulang BPK ternyata hanya 614, 613. Neneng bilang, kemungkinan pengurangan itu karena diserutnya tidak presisi 615.


Temuan kayu jadi temuan kaca juga. Kemudian dari CCO. Sekolah banyak yang terjebak, tahun lalu ketika kelebihan anggaran (boleh) dibuat taman, garasi, jalan. Ketika sekarang tim BPK turun jadi temuan, jadi meski dipakai pengembangan (bangunan) kini jadi temuan (BPK),” ucapnya.


Ia kemudian mencontohkan sekolah di Sukaraja, saat ada sisa anggaran, oleh Kepsek justru dipakai pembangunan TPT (meski masih untuk sekolah). Akhirnya tidak diterima oleh BPK.


“SD Galaherang temuannya paling besar, 200 juta, darimana itu? Dari mebeuler (mebeul) ketika BPK datang mebeuler belum ada, sudah dipesan (tapi belum ada di sekolah alias masih proses. Itu jadi temuan juga,” tuturnya.


Hal seperti itu sifatnya teknis, dan kata Hj Neneng, itu jadi pembelajaran untuk kita semua, jangan sampai terulang lagi oleh konsultan termasuk pelaksana dan swakelola.


“Ada juga kepala komitenya meninggal tidak ada tanggung jawab, dll. Ini menjadi prihatin di komisi IV, harus ada progres,” sembari berjanji akan kembali memanggil Disdikbud untuk mengajak berfikir bersama, bagaimana menyelesaikan bersama temuan BPK


Berikut LHP BPK RI TAHUN 2025
Kategori Kekurangan Volume Fisik Paket Pekerjaan Belanja Modal Gedung dan Bangunan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024


1.SDN 1 BABAKANREUMA

Nilai Kontrak: 1.326.726.000

Kekurangan Volume: 91.413.572


2.SDN 1 BAOK

Nilai Kontrak: 1.126.763.900

Kekurangan Volume: 21.882.932


3.SDN 1 CIEURIH

Nilai Kontrak: 1.335.283.500

Kekurangan Volume: 43.557.544


4.SDN 1 CIKUBANGMULYA

Nilai Kontrak: 1.533.423.200

Kekurangan Volume: 72.613.831


5.SDN 1 CILOA

Nilai Kontrak: 1.177.310.000

Kekurangan Volume: 125.273.047


6.SDN 1 GALAHERANG

Nilai Kontrak: 1.631.883.130

Kekurangan Volume: 208.904.695


7.SDN 1 GUNUNGKARUNG

Nilai Kontrak: 1.024.250.000

Kekurangan Volume: 40.016.004


8.SDN 1 GUNUNGSARI

Nilai Kontrak: 997.830.400

Kekurangan Volume: 55.322.503


9.SDN 1 LEBAKSIUH

Nilai Kontrak: 1.352.398.040

Kekurangan Volume: 37.573.099


10.SDN 1 LENGKONG

Nilai Kontrak: 1.131.538.000

Kekurangan Volume: 32.318.222


11.SDN 1 PAMUPUKAN

Nilai Kontrak: 1.289.178.000

Kekurangan Volume: 79.194.602


12.SDN 1 PEUSING

Nilai Kontrak: 1.281.463.680

Kekurangan Volume: 49.702.802


13.SDN 1 SINDANGJAWA

Nilai Kontrak: 1.123.683.000

Kekurangan Volume: 30.026.999


14.SDN 11 KUNINGAN

Nilai Kontrak: 1.337.970.530

Kekurangan Volume: 34.689.150


15.SDN 2 CIDAHU

Nilai Kontrak: 875.228.000

Kekurangan Volume: 63.140.576


16.SDN 2 CIKANDANG

Nilai Kontrak: 1.186.789.200

Kekurangan Volume: 52.719.966


17.SDN 2 CIPANCUR

Nilai Kontrak: 978.688.700

Kekurangan Volume: 54.349.225


18.SDN 2 RANDUSARI

Nilai Kontrak: 1.296.663.200

Kekurangan Volume: 45.979.458


19.SDN 2 SINDANG

Nilai Kontrak: 1.014.954.400

Kekurangan Volume: 67.357.261


20.SDN 2 SUKARAJA

Nilai Kontrak: 1.426.580.400

Kekurangan Volume: 103.610.862


21.SDN 3 SUKARAPIH

Nilai Kontrak: 1.323.377.200

Kekurangan Volume: 40.804.368


22.SDN 5 CILIMUS

Nilai Kontrak: 1.279.550.000

Kekurangan Volume: 39.020.435


23.SDN MARGASARI

Nilai Kontrak: 1.129.495.200

Kekurangan Volume: 47.193.012


24.SDN RAJAWETAN

Nilai Kontrak: 1.330.764.000

Kekurangan Volume: 45.956.581


25.SDN SAREWU

Nilai Kontrak: 1.229.317.600

Kekurangan Volume: 59.405.857


26.SDN SINDANGJAWA

Nilai Kontrak: 1.256.158.000

Kekurangan Volume: 81.388.072


27.SDN TIRTAWANGUNAN

Nilai Kontrak: 1.235.763.600

Kekurangan Volume: 117.621.446

Jumlah:

Nilai Kontrak: 33.233.030.880

Kekurangan Volume: 1.741.036.121

(Ade)

Tags:

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)