
Reses Jadi Jembatan Aspirasi dan Solusi Persoalan Masyarakat
Kuningan,Mediatort - Anggota DPR RI,Fraksi Gerindra,H.Rokhmat Ardiyan,menggelar kegiatan di desa cigadung kabipaten kuningan.“Reses, Jembatan Aspirasi Rakyat: Fondasi Kebijakan Berkeadilan” di desa cigadung, masyarakat dan DPR RI dalam menyerap serta memperjuangkan aspirasi publik. Kebijakan dalam keterangannya di hadapan media,kamis (30/7/2026).
H.Rokhmat Ardiyan,menyampaikan bahwa Desa Cigadung merupakan salah satu wilayah padat penduduk dengan populasi lebih dari 7.000 jiwa dan jumlah hak pilih mencapai 5.600 orang. agenda bertemu melainkan kesempatan bagi anggota DPR RI untuk turun langsung mendengar berbagai persoalan masyarakat nantinya akan diperjuangkan melalui fungsi DPR bersama kementerian dan lembaga terkait.
“Reses menjadi tempat untuk langsung mencari dan menjemput aspirasi masyarakat. Kami hadir di dampingi wakil Bupati Tuti Andriani,plt ketua DPC Gerindra Toto tohari,dan Forkopicam,Tokoh masyarak dan rekan-rekan dari PLN.ujarnya.
Wakil Bupati Tuti Andriani,mengapresiasi peran Rokhmat Ardiyan,beliau jembatan antara kebutuhan warga dan pemerintah pusat.terima kasih BPBL perbaikan jalan 14 Miliya dan bantuan lainnya.pungkasnya
Ia menjelaskan, selain menyerap aspirasi, reses juga menjadi sarana untuk memvalidasi pelaksanaan berbagai program pemerintah di lapangan. Menurutnya, anggota DPR dapat melihat secara langsung apakah kebijakan yang telah dibahas bersama mitra kerja benar-benar berjalan sesuai harapan masyarakat.
Realisasi Listrik Gratis untuk kabipaten kuningan,kuota program tahun 2025 mencapai sekitar 3.500 titik,sementara tahun 2026 terdapat penambahan sekitar 400 titik.jelasnya Rakhnat Ardiyan, Anggota Komisi II DPR RI.
"Khusus desa cigadung lanjutnya terdapat 49 rumah yang mendapatkan sambungan listrik gratis,Program Rutilahu,dialokasikan rumah tidak layak huni,sebanyak 100 unit rumah dengan nilai anggaran 20 juta perrumah.
Selain itu, bantuan Pendidikan dan Infrastruktur,penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) untuk ribuan warga,serta alokasi perbaikan.
Ini adalah program kasih sayang dari Bapak Presiden Prabowo agar seluruh masyarakat bisa menikmati listrik.Tidak ada diskriminasi semua desa dan warga berhak.Ingat kita sudah 80 tahun Indonesia merdeka.tuturnya.
(Otong)
