Gebrakan Rokhmat Ardiyan’Jika ada Dugaan Kecurangan Di SPBU, Laporkan’ Saya kasih Hadiah

mediator
By -
0

 

Anggota DPR RI, Rokhmat Ardiyan, membuat gebrakan dengan mengajak masyarakat aktif melaporkan dugaan kecurangan di SPBU

Kuningan Mediatorr – Anggota DPR RI, Rokhmat Ardiyan, membuat gebrakan dengan mengajak masyarakat aktif melaporkan dugaan kecurangan di SPBU. Bahkan, ia menyiapkan hadiah menarik bagi warga yang mampu membuktikan adanya praktik nakal dalam distribusi BBM bersubsidi.


Dalam pernyataannya, Rokhmat menegaskan bahwa siapa pun yang bisa menunjukkan adanya penyelewengan di SPBU—baik pelaku maupun modus operasinya—diminta segera melapor kepada dirinya, aparat penegak hukum (APH), maupun Pertamina.


“Kalau ada yang bisa membuktikan kecurangan di SPBU, kasih tahu saya, APH, atau Pertamina. Saya akan kasih hadiah, bisa kulkas atau televisi,” tegasnya.


BBM Subsidi Harus Tepat Sasaran Rokhmat menekankan bahwa BBM bersubsidi seperti Pertalite, Solar, hingga Elpiji 3 kilogram merupakan barang milik negara yang sejatinya adalah milik rakyat. Karena itu, distribusinya harus tepat sasaran dan tidak boleh disalahgunakan oleh oknum tertentu.


Ia menyoroti masih adanya praktik mafia dan spekulan yang bermain dalam distribusi energi subsidi. Hal ini dinilai merugikan masyarakat luas, terutama kelompok yang benar-benar membutuhkan.H. Rokhmat Ardiyan Dorong Penindakan Tegas Mafia BBM


Rokhmat juga mendukung langkah BPH Migas untuk menggandeng aparat kepolisian dan kejaksaan dalam memberantas praktik curang di sektor energi.


Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga sangat penting untuk menindak tegas pelaku usaha nakal yang memanfaatkan celah distribusi BBM subsidi demi keuntungan pribadi.


“BPH Migas harus menggandeng aparat negara, kepolisian dan kejaksaan untuk menindak para spekulan dan pelaku usaha yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.


Di Bawah Asuhan Manager Sri Laela Sari” Tim Sepak Bola Putri Kuningan’ Siap Berlaga di BK Porprov 2025


Peran Aktif Masyarakat Jadi Kunci Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak takut melapor jika menemukan indikasi kecurangan. Partisipasi publik dinilai menjadi kunci dalam menjaga transparansi dan keadilan distribusi energi subsidi di Indonesia.


Dengan adanya insentif hadiah, diharapkan semakin banyak masyarakat yang berani mengungkap praktik penyelewengan, sehingga BBM subsidi benar-benar sampai kepada yang berhak.


(Ade)

Tags:

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)