![]() |
Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., hadir sebagai pembina upacara sekaligus menyampaikan pesan reflektif yang menyentuh arah pembangunan pendidikan di daerah.
Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, peringatan Hardiknas tahun ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, melainkan ruang kontemplasi atas perjalanan dan tantangan pendidikan.
Dalam sambutannya, Bupati Kuningan mengajak seluruh elemen untuk melihat pendidikan secara jujur dan mendalam.
“Pendidikan adalah cermin masa depan sebuah daerah. Ketika pendidikan cerah, maka harapan akan tampak. Namun ketika pendidikan buram, yang muncul adalah kegelisahan,” ungkapnya.
Ia tidak menutup mata terhadap berbagai tantangan yang masih dihadapi Kabupaten Kuningan—mulai dari rata-rata lama sekolah, keterbatasan sarana prasarana,
hingga akses pendidikan yang belum sepenuhnya merata di beberapa wilayah.
Namun di balik tantangan itu, tersimpan keyakinan kuat bahwa pendidikan selalu memiliki jalan bagi mereka yang memiliki tekad.
“Ini bukan sekadar persoalan teknis, tetapi panggilan pengabdian. Kita harus bekerja lebih terukur, lebih inovatif, dan lebih tulus untuk anak-anak kita,” tegasnya.
Bupati menegaskan bahwa pembangunan pendidikan tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik semata.
“Pendidikan bukan hanya soal membangun gedung, tetapi membangun manusia—karakter, martabat, dan kecerdasannya,” ujarnya..
Ia mendorong seluruh jajaran pendidikan untuk menghadirkan layanan yang merata dan berkualitas, serta menumbuhkan semangat belajar yang mampu mengantarkan generasi muda Kuningan berani bermimpi besar.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dian juga membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yang menegaskan bahwa pendidikan merupakan proses memanusiakan manusia.
Filosofi pendidikan yang diwariskan oleh Ki Hajar Dewantara melalui konsep asah, asih, dan asuh kembali menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah proses yang utuh—mengembangkan ilmu, menumbuhkan kasih sayang, dan membina karakter.
Pemerintah pun terus mendorong transformasi pendidikan melalui kebijakan strategis, mulai dari digitalisasi pembelajaran hingga perluasan akses pendidikan yang inklusif.
Hardiknas 2026 di Kuningan juga ditandai dengan langkah konkret melalui peluncuran Program “Bunda El untuk Ananda”, sebuah gerakan kolaboratif yang digagas oleh Ketua LKKS Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, S.Sos. Program ini menjadi simbol kepedulian bersama dalam membangun generasi yang berkarakter, sehat, dan berprestasi.
Penyerahan buku dilakukan secara simbolis kepada Bupati Kuningan dan dilanjutkan kepada berbagai pemangku kepentingan lintas sektor sebagai bentuk penguatan sinergi pembangunan pendidikan.
Sebagai bentuk penghargaan, Pemerintah Kabupaten Kuningan menyerahkan berbagai penghargaan kepada pelajar, tenaga kependidikan, satuan pendidikan serta pemberian bantuan pendidikan kepada siswa yang membutuhkan dari Baznas Kuningan.
Lomba Foto di Tugu Angklung (Disponsori Bank Kuningan)
Tingkat SMP/MTs:
SMPN 1 Jalaksana — Juara 1
MTsN 3 Kuningan — Juara 2
SMPN 1 Cilimus — Juara 3
SMPN 2 Sindangagung — Postingan Cambernik
Tingkat SMA/SMK/MA:
SMAN 1 Cigugur — Juara 1
SMKN 2 Kuningan — Juara 2
SMAN 3 Kuningan — Juara 3
SMAN 2 Kuningan — Postingan Cambernik
Tenaga Kependidikan Berprestasi
Lina Sri Mulyani, S.Pd (TK Asih Kecamatan Cibeureum)
Juara 1 – Pembuatan Media Edukasi Digital
Heni Entin Sulastri, S.Pd
PNS Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat
Prestasi Pelajar SMP/MTs
Zievanka Poetrian Chandra (SMPN 7 Kuningan)
Medali Emas – Pencak Silat Nasional
Kimi Faris Farghani (MTs Husnul Khotimah 2)
Juara 1 – National Physics Competition
Dzikri Umar Rasyidin (MTs Husnul Khotimah 2)
Medali Emas – Karate
Prestasi Pelajar SMA/SMK/MA
Lauren Ayu Salsabila Nadia / Repa Luthfia Sukmawati (SMAN 1 Kuningan)
Juara 1 – Debat Bahasa Indonesia Tingkat Nasional
Dewi (SMAN 1 Jalaksana)
Juara 2 Menyanyi – Kompetisi Nasional
Caesaresty Vega Utamy Putri (SMAN 2 Kuningan)
Medali Perak – FORKI Jawa Barat
Muhammad Arya Rizky Saputra (SMAN 1 Jalaksana)
Juara 2 – Fun Run 5 KM Tingkat Provinsi
Penerima Piagam Bupati (SD/MI)
Fillio Tisna Athaya (SDN 2 Kuningan)
Medali Emas – FORKI Jabar
Azkia Nur Fauzi (SDN 1 Pagundan)
Juara 1 – Kejurda Pencak Silat
Najla Taqiyyatul Hashifah (SD IT Radhiyatam Mardhiyah)
Juara 1 – MHQ
Muhammad Hafidz Hafsya (SD IT Al Mutazam)
Juara 1 – Panahan Nasional
Asya Syifa Aalinarrrohma (SD IT Al Mutazam)
Best Favourite – Duta Pustaka Cilik Jabar
Sekolah Berprestasi :
Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Tahun 2025
SD Negeri 2 Panyosogan
SDN Mancagar Kecamatan Lebakwangi
Sekolah Naksatra Wana Wiyata Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Kuningan
TKIT Al Imam
SDN 2 Maniskidul
SMPN 1 Kalimanggis
Penghargaan dan bantuan ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap pengembangan potensi serta pemerataan akses pendidikan di Kabupaten Kuningan.
Peringatan Hardiknas tahun ini menegaskan satu hal penting: pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan kerja bersama seluruh elemen—keluarga, sekolah, masyarakat, dan dunia usaha.
Bupati Kuningan menutup dengan pesan optimistis:
“Jika pendidikan kita maju, maka Kuningan tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga karena kualitas generasinya.”
Hardiknas 2026 menjadi pengingat sekaligus penguat langkah bersama: bahwa masa depan Kuningan sedang dibangun hari ini, melalui pendidikan yang bermutu, merata, dan berkeadilan

